Tak Ada Lagi Canda & Tawa Wies 70_82, Betong 70_89 & Uwel 70_89

Kabar Duka Pekan#4 Desember 2020 dari satu Alumnus 70_82 & dua Alumnus 70_89

[Jakarta – alumnisma70.com]: Innalillahi wainnailahi raaji’uun… Mendung belum juga mau hilang dari langit Jakarta. Hingga awal pekan ke-4 bulan Desember, kabar duka pun seolah “malas beranjak” dari suasana kekeluargaan Almamater SMA 70 Bulungan, Jakarta.

Padahal, tak lebih dari 10 hari lagi tahun 2020 akan pergi meninggalkan kita selamanya. Namun, kita harus lebih dahulu merelakan “kepergian” rekan-rekan terbaik kita di awal minggu ini.

Setelah pekan lalu kita “ditinggalkan” tiga orang yang kita kenal sebagai orang baik sesama alumus 70, kini setidaknya sudah ada lagi tiga almamater 70 Bulungan, yang  baru saja “menyusul dipanggil pulang” oleh Sang Khalik. Allah, “pemilik atas segala yang kita miliki”.

Almarhumah Widowati Endang Aprilina (Wies)Alumni SMA 70_82

Pertama, kabar duka datang pada Minggu, 19 Desember 2020, atas meninggalnya Widowati Endang Aprilina (Wies) 70_ 82. Almarhumah yang sempat di rawat beberapa hari di sebuah rumah sakit di Jakarta, telah dimakamkan keesokan harinya, Senin 20, Desember 2020.

Sampai berita ini diturunkan, Pkl. 10.30 WIB (22/12/20), tim redaksi alumnisma70.com, yang sudah berusaha menghubungi pihak keluarga, belum mendapat informasi lebih lanjut.

Alumnus 70_89 Kehilangan Canda Andi Betong

KEHILANGAN: Sahabat, Tak ada tawa dan candamu lagi

Kedua, berita duka datang dari keluarga Herwandi bin Sukrisman 70_89, yang akrab disapa rekan-rekannya dengan “nama populer” Andi Betong. Almarhum wafat, Senin, 21 Desember 2020, Pkl. 16:30 WIB, akibat serangan jantung.

Info dari kakak almarhum, dr Lugiyanti, yang bertugas di RS MMC, Jl. HR rasuna Said, Jakarta Selatan, melalui WA Grup Alumni SMP 68, Cipete Selatan, menyebutkan bahwa Andi Betong sempat dilarikan ke rumah sakit pada Minggu, 20 Desember 2020, sekitar pukul 21:00 WIB, karena mendadak merasakan sesak nafas dan sakit di dadanya.

Namun, setelah mendapatkan perawatan di ruang ICCU sekitar 17 jam, akhirnya pada pukul 16:30 WIB keesokan harinya, Senin, 21 Desember 2020, alumnus SMP 68_86 yang juga alumnus SMA 70_89 ini menghembuskan nafas yang terakhir.

Dessy Pardede, rekan almarhum sesama alumnus SMA 70_89 dan SMP 68_86, mengaku sangat terkejut mendapat kabar kepergian teman dekatnya itu. “Padahal baru tadi siang dapat info di Grup WA Ex. 2-8 SMP 68, kalo elo masuk ICCU karena serangan jantung. Ternyata sorenya elo udah pergi ,” tulis Dessy di timeline pribadi FB Andi Betong.

“RUMAH TERAKHIR”: Almarhum Andi Betong dimakamkan Selasa, 22 Desember 2020, Pkl. 09:00 WIB di Blok 16-TPU Tanah Kusir, Jakarta Barat

“Selamat jalan sahabat… semoga mendapat tempat terindah disisiNya. Aamiin…  ,” tambah Dessy, yang pernah sekelas dengan almarhum semasa di kelas 2 & 3 SMP 68.

Pagi ini, Selasa, 22 Desember 2020, pukul 09:00 WIB, almarhum yang dilahirkan di Jakarta 23 September 1970, telah dimakamkan di Blok 16-TPU Tanah Kusir, Jakarta Barat. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Jl. Alam Segar VII No. 34, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Vicyl Vianasyati (alumnus SMA 6_89), yang dinikahinya pada 25 Maret 2009. Alumnus Fakultas Arsitektur UI yang dilahirkan di Jakarta, 27 Oktober 1970 itu, telah memberi Andi Betong dua anak, satu putra dan satu putri.

KENANGAN MANIS bersama istri tercinta, Vicyl Vianasyati (alumnus SMA 6_89) dan kegua buah hati mereka .

Innalillahi wainnailaihi raaji’uun. Selamat jalan Andi Betong. Semoga husnul khotimah. Elu temen yang baik. Semoga Vicyl Vianasyati dan anak-anak diberi ketabahan. Aamiin,” tulis salah seorang sahabat SMP 68, di akun pribadi Andi Betong.

Di mata para sahanatnya, almarhum yang pernah aktif di Tim Basket SMA 70, dikenal sebagai teman yang selalu ceria dan humoris. “Selamat jalan Om Andi Betong. Kebaikkanmu dan candamu takkan pernah terlupakan,” ujar Henco Widjaya.

Innalillahi wainnailaihi raaji’uun. Selamat jalan Om Andi Betong. Semoga tenang di alam sana. Allah sangat sayang pada Om. Kini udah nggak sakit lagi. Segala amal kebaikan Om selalu dikenang. Begitupun canda tawa saat bersama dulu. Selamat jalan Om… Semoga amal ibadah Om diterima Allah SWT, dan diampuni segala khilaf. Amiin aamiin ya rabbal alamin,” tulis Nurdin Atep.

“Selamat Jalan bro… Semoga husnul khotimah. Udah nggak bisa makan ketupat Padang bareng elo lagi nih…,” tutur Imam Asyhari, yang sedih atas kepergian sahabat terbaiknya itu.

***

Ketiga, kabar duka terbaru juga datang dari Alumnus 70_89, dengan meninggalnya rekan Aiptu Pol. Waluyo Tri Atmojo (Uwel) 70_89. Almarhum yang berdinas di Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, meninggal dunia Selasa dini hari, 22 Desember 2020, Pkl. 03:00 WIB, karena penyakit diabetes, yang sudah dua tahun terakhir memaksanya untuk cuci darah, akibat gagal ginjal.

Sampai berita ini kami turunkan, redaksi alumnisma70.com baru menerima informasi awal dari rekan almarhum, Ageng Nugroho 70_89 dan Fariz Alfariz 70_89 . Mereka memposting foto almarhum semasa masih hidup dan saat dimakamkan di Pemakaman Wakaf Bungur, Keb. Lama Jakarta Selatan pada siang harinya..

***

Laporan Gusjaw Soelarto 70_87 dari berbagai sumber

Foto Dok. Pribadi Andi Betong | Dok. Keluarga Waluyo Tri Atmojo | ISTIMEWA