#LombaFoto70OK! | #RoadToReuniAkbar40ThSMA70
[Jakarta – alumnisma70.com]: Iseng-iseng berhadiah. Agaknya inilah yang dirasakan para pemenang Lomba Foto 70OK! yang diselenggarakan dalam rangka “Road To Reuni Akbar 40th SMA 70 Bulungan” sepanjang Oktober hingga penjurian 1-5 November 2020.

Lomba foto yang bertema “Serba Angka 70 Dimanapun Berada” ini, berhasil memilih tiga pemenang dengan tiga kategori foto terbaik. Penetuan ketiga karegori oleh Juri Tim Dokumentasi Panitia Reuni Akbar & Tim Under the Cover yang diketuai Lia Malik 70_83, ditetapkan berdasar pada kreativitas karya foto yang pernah diupload di FBG Alumni SMA 70 Jakarta, yang kini beranggotan 5.300an alumnus.
“Setelah dewan juri melihat dan menilai dari sejumlah keunikan pada foto yang sudah diupload para peserta, baru kita tentukan kriteria pemenangnya ,” jelas Lia Malik kepada alumnisma70.com
Untuk pemenang pertama, kategori “Foto 70OK! Terkreatif”, diraih Pebriati 70_87. Untuk pemenang kedua, kategori “Foto 70OK! Terliar”, terpilih foto karya Yusi Suyudi 70_86. Sedangkan karya Ferry Hakim 70_94, terpilih sabagai pemenang ketiga, untuk kategori “Terkebetulan”.

Pemenang I Foto 70OK!: “Terkreatif”
Kepada alumnisma70.com, Pebriati yang semasa SMA 70 aktif di ekskul TLUP dan Paduan Suara 70 ini, tidak menyangka jika karya fotonya yang ia upload pada postingan kedua di FBG Alum SMA 70 Jakarta, justru malah yang dimenangkan dewan juri.
“Untuk foto postingan pertama, yang saya duga bisa menang, ternyata malah nggak menang,” ungkap Pebri. Padahal, jelasnya, foto itu mencerminkan sebuah cerita dengan memanfaatkan berbagai pernak-pernik yang ada di sekitar rumahnya.
Menurut Pebri, foto pertama yang tidak dimenangkan dewan juri itu, ia persiapkan pemotretannya dengan menggunakan HP, bertepatan pada Hari Sumpah Pemuda, Rabu, 28 Oktober 2020. “Idenya muncul pagi-pagi,” tutur ibu yang menjadi satu-satu cewek pememang Lomba Foto 70OK! ini.

Sedangkan foto postingan kedua, yang dipilih dewan juri sebagai foto “Terkreatif”, dipersiapkan dan “dijepret” keesokan harinya, Kamis, 29 Oktober 2020. ”Properti yang saya dibeli khusus untuk lomba foto, hanya kertas krep yang dibuat menjadi bunga berbentuk angka 70. Bikin bunganya simple banget kok,” ungkap Pebri.
Tentang ide yang cukup mendadak namun kreatif itu, lanjutnya, hanya sekadar memanfaatlan waktu luang liburan saja. “Memang saya suka iseng bikin foto flatlay,” tutur Pebri yang pernah mengikuti lomba foto bersifat terbuka untuk umum.
Foto flatlay, adalah karya fotografi yang dibuat dengan cara mensetting sejumlah obyek di atas bidang datar, yang diambil dari atas obyek (top angle).

***
Pemenang II Foto 70OK!: “Terliar”
Yusi Suyudi – Thunder 70_86, yang bekerja di perusahaan kontraktor Totalindo, memenangkan Lomba Foto 70OK! untuk kategori “Terliar”, lantaran memanfaatkan potongan ceker dan kepala ayam milik istrinya di dapur. “Kebetulan istri saya sedang mempersiapkan menu masakan berbahan baku ayam. Sebelum dimasak, saya jadiin aja ayam mentahnya sebagai properti untuk difoto,” jelasnya.

Namun, Yusi yang sebenarnya hobi melukis ini, mempersiapkan materi obyek fotonya sendirian saja. Tanpa dibantu sang istri. “Hobi saya sih melukis. Tetapi motret juga suka,” tambahnya yang mengaku suka memotret sejak punya handphone yang berkamera cukup baik.
Foto yang diupload Yusi pada pertengahan Oktober 2020 di FBG Alumni SMA 70 Jakarta –sebagai syarat kepesertaan lomba–, menampilkan potongan ceker ayam yang membentuk angka “7′ dan kepala ayam membentuk angka “0”. Agak “ekstrim” dan memang cukup “liar” idenya. Tak salah jika dewan juri memilihnya sebagai karya “Terliar” di Lomba Foto 70OK! tahun ini.
“Seneng aja dapat kategorinya yang terliar… Unik…!” tuturnya bangga.

Dan rupanya, ungkap Yusi, potongan ceker dan kepala ayam itu, adalah sisa bahan masakan istrinya, yang selalu masak buat dibagikan ke rumah-rumah Yayasan Panti Asuhan di setiap “Jumat Barokah”. “Makanya, propertinya tinggal kepala ayam dan cekernya yang agak banyak,” imbuhnya.
Pantes aja menang ya bro… Kebagian berkahnya nih foto, jadi bisa menang lomba, ya nggak bro Yusi..?!

Namun ia mengaku, hadiah Polo-shirt Alumni 70 yang didapatnya sebagai pemenang lomba, terlalu kecil di ukuran tubuhnya. “Sayang…😥. Tetapi smartphone holder dan masker Alumni 70-nya keren-keren.. 👍👍,” tambahnya menutup pembicaraan dengan alumnisma70.com.
***
Pemenang III Foto 70OK!: ”Terkebetulan”
Untuk kategori “Foto 70 Terkebetulan” dimenangkan Ferry Hakim – Rezim 70_94. Foto karya alumnus ahli geoscientist di sebuah perusahaan industri migas ini, menampilkan foto hunting sebuah papan informasi rute bus kota yang berada di halte Jl. Setiabudi, Sudirman, Jakarta Selatan. Di papan informasi itu tertulis rute bus AC-70 jurusan Tanah Abang-Kampung Rambutan.

Foto yang terpilih sebagai salah satu foto terbaik dewan juri Lomba Foto 70OK!, ia abadikan pada Jumat pagi, 16 Oktober 2020. Saat mantan Wakil Ketua Osis 1993 ini, sedang gowes sepeda pergi-pulang dari Bintaro menuju Bundaran HI.
“Saat arah balik, tepatnya di dekat halte bus Setiabudi, saya menepi untuk membetulkan posisi sadel. Disaat itulah, saya lihat papan informasi rute bus. Dan kebetulan salah satu rute busnya mencantumkan angka 70, nama sekolah kesayangan kita,” tutur Ferry, yang spontan memotret obyek itu dengan hanphone yang kerap menjadi saksi petualangan gowesnya.
Menurut Ferry yang punya hobi berpetualang dengan menggowes sepeda keliling ke hampir seluruh pulau di Indonesia, sebelumnya ia memang sudah aware ada Lomba Foto 70OK!. “Tetapi terus terang, belum ada niat untuk ikut jadi peserta lomba,” ungkapnya.

Dan itulah satu-satunya karya foto yang ia upload ke FBG Alumni SMA 70 Jakarta, untuk diikutkan dalam lomba. “Terus terang saya terkejut atas kemenangan ini. Karena memang tidak pernah berharap apa-apa. Hanya sekadar ingin ikut berpartisipasi meramaikan saja. Yang jelas, saya senang dengan lomba yang kreatif ini,” tambah alumni yang pernah aktif di ekskul Sisgahana dan SKIR ini.
Kemenangan seperti ini, rupanya bukan untuk kali pertama dirasakan Ferry. Penggemar dunia fotografi ini, memang pernah beberapa kali megikuti lomba foto amatiran di seputar kegiatan komunitas.

”Seingat saya pernah tiga kali menang. Dapat hadiah tiket pesawat liburan ke Lombok, dan pernah juga dapat uang tunai,” jelas Ferry yang sudah secara rutin gowes sepeda sejak 1999.
“Menurut saya, bersepeda adalah alat transportasi terbaik untuk travelling menjelajahi setiap sudut keindahan dan keunikan negara kita Indonesia,” paparnya menyudahi perbincangan dengan alumnisma70.com.
***
Laporan Gusjaw Soelarto | GAB & Ghirah 70_87
Foto Dok. Panitia Lomba Foto 70 OK! | Dok. Pribadi Pebriati 70_87 | Dok. Pribadi Yusi Suyudi | Dok. Pribadi Ferry Hakim
